pengertian Content Marketing
Apa itu Content Marketing?
Istilah content marketing, konten marketing, dan pemasaran konten akhir-akhir ini sering diucapkan dalam konteks digital marketing.
content marketing merupakan model pemasaran digital terbaik pada saat ini.
Tapi apa sih pengertian dari content marketing tersebut?
Mengapa pemasaran konten pada akhir ini menjadi strategi yang paling efektif untuk mendapatkan kustomer yang sangat loyal?
Mengapa strategi ini lebih efektif dibandingkan pemasaran tradisional?
Pengertian content marketing
Berikut ini pengertian dari content marketing atau pemasaran konten:C
Content marketing adalah salah satu strategi pemasaran untuk merencanakan, membuat, dan mendistribusikan konten yang mampu menarik audiens yang tepat sasaran, dan mendorong mereka untuk menjadi kustomer tetap.
Berikut ini 2 tujuan dari content marketing:
- Menarik audiens baru untuk lebih mengenal bisnis yang sedang dijalankan.
- Mendorong dan mengajakmereka untuk menjadi kustomer tetap.
Berikut ini 2 kesamaan dari tiap-tiap pengusaha:
- Ingin mendapatkan lebih banyak pengunjung & penjualan.
- Tidak ingin memiliki anggaran lebih besar untuk pemasaran yang dijalankan.
Berikut ini salah paham tentang content marketing yang sering terjadi, terutama di Indonesia.
1. Content marketing bukan hanya tentang mempromosikan suatu konten
Dalam bahasa Indonesia marketing atau pemasaran sering diartikan dengan promosi, sebagaian orang suka menganggap pemasaran konten artinya mempromosikan konten.
Content marketing bukan hanya tentang promosi.
Dan juga mencakup proses perencanaan, pembuatan, dan analisanya.
Dalam hal pemasaran kita mengenal istilah marketing funnel atau purchasing funnel. Tahapan yang dilalui oleh seorang calon kustomer mulai dari pengenalan hingga pembelian.
2. Konten marketing bukan berarti konten yang berisi marketing atau penjualan
Inilah kesalahan yang paling sering dilakukan oleh bisnis yang melakukan content marketing.
Contohnya seperti ini:
- Awareness: menyediakan konten yang menyelesaikan permasalahan besar dari orang-orang yang menjadi target pemasaran anda, tanpa unsur penjualan sama sekali. Tujuannya untuk menarik perhatian mereka dan meningkatkan reputasi anda di mata mereka.
- Evaluation: memberikan konten mengenai permasalahan yang lebih mendalam dan menjelaskan bahwa produk atau layanan anda adalah solusi utamanya.
- Purchase: Dalam tahap ini barulah anda membuat konten yang bisa memancing penjualan.
Bandingkan: ada sebuah bisnis yang tidak memiliki strategi pemasaran konten. Mereka hanya membuat konten yang isinya tentang produk atau layanan mereka sendiri.
Oleh karena itu content marketing bisa memberikan 3 hasil bagi anda :
- Mendapatkan calon kustomer yang baru
- Membangun rasa percaya diri
- Meningkatkan intensitas penjualan
Dalam suatu pemasaran tradisional, biasanya mempromosikan apa yang mereka jual – produk atau jasa – melalui media iklan. Harapannya supaya yang melihat iklan langsung membeli produk tersebut.
Masyarakat telah terbiasa dengan yang namanya promosi produk. Maka ketika mereka melihat iklan secara online maupun offline yang mempromosikan produk, hal itu dianggap angin lalu.
Iklan promosi tidak lagi memberikan manfaat bagi orang lain.